4 Aksesoris Mobil Yang Harus Dihindari Dalam Modifikasi Mobil

Seiring dengan bertambahnya jumlah populasi mobil di Indonesia, maka jangan heran jika menyebabkan semakin menjamurnya produsen yang menjual aksesoris. Terlebih konsumen kendaraan roda empat dan dua yang ada di Indonesia memang rada rada unik dan ingin selalu tampil beda. Sehingga sesuatu yang wajar untuk membeli aksesoris supaya bisa tampil beda dari yang lainnya. Tetapi para pemilik mobil tersebut tidak menyadari jika dari sekian banyak jenis aksesoris mobil yang hadir dipasaran, tidak semuanya bisa kamu pasangkan pada mobilmu. Alih alih melakukan modifikasi itu untuk membuat mobil tampilannya lebih indah, tetapi karena salah memilih aksesoris malah menjadi tidak enak dilihat, dan bahkan akan beresiko yaitu dapat membahayakan pengemudi dan penumpangnya.

Lalu aksesoris apa saja yang tidak boleh digunakan untuk modifikasi mobil? Berikut 4 aksesoris yang harus dihindari dalam modifikasi mobil diantaranya yaitu :

  • Sarung Lingkar Kemudi

Tidak sedikit pemilik mobil yang memilih untuk membungkus lingkar kemudinya dengan menggunakan sarung yang terbuat dari bahan kulit, tujuannya adalah untuk meningkatkan kenyamanan dan genggamannya pada saat mengemudi. Tujuan lainnya adalah supaya tampilan kabin mobil lebih indah. Tetapi pembungkus lingkar kemudi yang ada di toko aksesoris rata rata tidak resmi atau bukan keluaran dari pabrikannya sehingga pastinya akan banyak sekali kekurangannya. Salah satu hal yang seringkali dikeluhkan adalah tidak sesuainya ukuran sarung dengan lingkar kemudinya dan cenderung akan longgar. Pada saat menggunakan sarung lingkar kemudi yang longgar maka akan sangat membahayakan. Pasalnya bisa saja sarung lingkar kemudi tersebut terlepas sehingga akan menyebabkan kendali pengemudi hilang.

  • Karpet Lantai Bukan OEM

Pemilik mobil biasanya akan menambahkan penggunaan karpet lantai untuk tetap menjaga kebersihan kabin. Tetapi pastikan kamu membeli karpet lantai yang bukan keluaran dari pabrikan atau non EOM atau Original Equipment Manufacturing. Alasan kenapa pemilik mobil menggunakan karpet non EOM adalah karena harganya yang terbilang lebih murah. Tetapi karpet lantai non EOM ini sangatlah berbahaya karena tidak dirancang menempel dengan baik pada bagian bawah pedal gas ataupun pedal rem. Hal tersebut pastinya akan menyebabkan kendaraan hilang kontrol, pasalnya kemungkinannya ujung karpet akan terangkat keatas dan akan menekan bagian pedal gas atau rem.

  • Lampu Depan Berwarna Atau Foglamps

Seringnya ditemukan dijalan adanya mobil yang menggunakan lampu depan dan foglamp yang berwarna kuning. Banyaknya pemilik mobil yang beranggapan jika lampu yang berwarna kuning dapat meningkatkan pandangan  kedepan. Padahal didalam kenyataannya dapat membahayakan visibilitas pengguna jalan yang lainnya karena terlalu terang sinar lampunya.

  • Meletakkan Benda Pada Dashboard Dan Spion

Banyaknya pemilik mobil yang ingin kabin mobilnya terlihat unik dengan meletakkan benda benda kesayangannya di dashboard dan pada kaca spion bagian dalam menaruh gantungan. Tanpa mereka sadari apa apa yang telah dilakukannya itu dapat menghalangi pandangan pengemudi kearah depan. Selain itu juga jika dilakukannya pengereman dadakan maka kemungkinannya barang barang yang disimpan di dashboard itu akan terpental dari posisi awal sehingga akan terpengaruhnya perhatian pengemudi dan penumpang.

Selain keempat aksesoris diatas masih ada aksesoris lain yang tidak boleh digunakan yaitu kabel listrik aftermarket. Karena pemasangan kabel yang tidak baik atau tidak menggunakan material asli pabrikan akan menyebabkan panas berlebih, sehingga kemungkinannya dapat menyebabkan korsleting dan bahkan kebakaran.