Cara Mengkafani Jenazah Wanita

LANGKAH PERTAMA

Ukuran kain kafan yang bakal digunakan
Ukurlah lebar tubuh jenazah.

Jika lebar tubuhnya 30 cm maka lebar kain kafan yang di sediakan adalah 90 cm.
Jika lebar tubuhnya 40 cm maka lebar kain kafan yang di sediakan adalah 120 cm.
Jika lebar tubuhnya 50 cm maka lebar kain kafan yang di sediakan adalah 150 cm.
Jika lebar tubuhnya 60 cm maka lebar kain kafan yang di sediakan adalah 180 cm.

Ukurlah tinggi tubuh jenazah.

Jika tinggi tubuhnya 180 cm maka panjang kain kafannya 60 cm jadi 240 cm.
Jika tinggi tubuhnya 150 cm maka panjang kain kafannya ditambahkan 50 cm jadi 200 cm.
Jika tinggi tubuhnya 120 cm maka panjang kain kafannya ditambahkan 40 cm jadi 160 cm.
Jika tinggi tubuhnya 90 cm maka panjang kain kafannya di tambahkan 30 cm jadi 120 cm.

Tambahan panjang kain kafan selanjutnya di maksudkan supaya mudah mengikat anggota atas kepalanya dan anggota bawah kakinya.

LANGKAH KE DUA

Tata langkah mengkafaninya.

Cara mengkafani jenazah wanita.

Jenazah wanita di balut dengan lima helai kain kafan. Terdiri atas dua helai kain, sebuah pakaian kurung dan selembar sarung beserta kerudungnya. Jika ukuran lebar tubuhnya 50 cm dan tingginya 150 cm maka lebar kain kafannya 150 cm dan panjangnya 150 cm di jadi 50 cm = 200 cm . Adapun panjang tali pengikatnya adalah 150 cm, di sediakan sebanyak tujuh ulas tali (jumlah tali pengikat selanjutnya di usahakan ganjil seperti tujuh atau lima, sesuai kebutuhan), lantas dipintal dengan baik dan di letakkan dengan jarak mirip rata di atas usungan jenazah. Kemudian kedua helai kain kafan selanjutnya di meletakkan mirip rata di atas tali pengikat tadi, dengan menyisakan lebih panjang di anggota kepala (seperti tata langkah mempersiapkan perihal selanjutnya pada jenazah laki-laki).

langkah mempersiapkan pakaian kurungnya

Ukurlah merasa berasal dari pundak sampai ke betisnya, lantas ukuran selanjutnya di kalikan dua, lantas persiapkanlah kain pakaian kurungnya sesuai dengan ukuran tersebut.

Lalu buatlah potongan kerah pas di tengah-tengah kain itu supaya pakaian kurung selanjutnya mudah di masukkan lewat kepalanya.

Setelah di lipat dua, biarkanlah lembaran bawah pakaian kurung itu terbentang, dan lipatlah lebih-lebih dahulu lembaran atasnya (sebelum di Mengenakan kepada si mayyit, dan meletakkan pakaian kurung ini di atas kedua helai kain kafannya).

lebar pakaian kurung selanjutnya 90 cm.

langkah mempersiapkan kain sarung

Ukuran kain sarung jenazah adalah : lebar 90 cm dan panjangnya 150 cm (90 cm x 150 cm). Kemudian kain sarung selanjutnya di bentangkan di atas anggota bawah pakaian kurungnya.

langkah mempersiapkan kerudung

Ukuran kerudungnya adalah 90 cm x 90 cm . Kemudian kerudung selanjutnya di bentangkan di atas anggota atas pakaian kurung.

langkah mempersiapkan kain penutup aurat

Sediakan kain dengan panjang 90 cm dan lebar 25 cm.

potonglah berasal dari atas dan berasal dari bawah (sehingga bentuknya seperti popok bayi).

Kemudian letakkanlah di atas kain sarungnya pas di bawah area duduk si mayyit. Letakkan juga potongan kapas di atasnya.

Lalu bubuhilah wewangian dan kapur barus di atas kain penutup aurat dan kain sarung serta pakaian kurungnya.

Perlu diketahui bahwa ukuran lebar pakaian kurung, kain sarung serta kerudung jenazah wanita adalah 90 cm.

langkah memakaikan kain penutup aurat, pakaian kurung, kain sarung dan kerudung

Pindahkan jenazah ke atas kain kafan yang telah di sediakan selanjutnya handuk penutup aurat, lantas ikatlah kain penutup aurat itu seperti mengikat popok bayi di merasa berasal dari sebelah kanan lantas sebelah kiri. Ikatlah dengan baik supaya bisa menghambat mungkin keluarnya kotoran berasal dari perut si mayyit yang bisa mengotori kain kafan.

Setelah itu balutlah jenazah dengan kain sarung, mulailah dengan melipat sisi sebelah kanan, lantas sebelah kiri sambil menarik handuk penutup aurat.

Selanjutnya kenakanlah pakaian kurungnya, mulailah dengan memasukkan kepalanya lewat potongan kerah yang telah di bikin tadi, lantas lembaran anggota atas pakaian kurung yang terlipat tadi di bentangkan supaya menutupi tubuh si mayyit, lantas lipatlah sisi kanan dan kiri pakaian kurung tadi di bawah sisi tubuhnya.

Setelah itu, kenakanlah kerudungnya supaya menutupi kepala, rambut dan {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} wajah.

langkah melipat kain kafan

Balutlah tubuh si mayyit dengan kedua helai kain kafan tersebut.

Mulailah dengan melipat lembaran pertama kain kafan sebelah kanan, balutlah berasal dari kepala sampai kakinya secara merata.

Kemudian lipatlah lembaran pertama kain kafan sebelah kiri, balutlah berasal dari kepala sampai kakinya secara merata.
Demikianlah laksanakan dengan lembaran kain kafan yang ke dua.

langkah mengikat tali-tali perngikat

Mulailah dengan mengikat tali anggota atas kepala si mayyit, dan sisa kain kafan anggota atas yang lebih itu di lipat ke wajahnya lantas di kuncir dengan sisa tali itu sendiri.

Kemudian ikatlah tali anggota bawah kaki si mayyit, dan sisa kain kafan anggota bawah yang lebih itu dilipat ke kakinya lantas di kuncir dengan sisa tali itu sendiri.

Setelah itu ikatlah kelima tali yang lainnya dengan jarak yang mirip rata. Perlu diperhatikan, mengikat tali selanjutnya jangan amat kencang dan di usahakan ikatannya terletak di sebelah kiri tubuh si mayyit, supaya mudah di buka kala jenazah di baringkan ke sisi sebelah kanan di didalam kubur.

Artikel Terkait
Tata Cara Memandikan Jenazah & Cara Memandikan Jenazah