Jelajahi Wisata Kuliner di Pedagang Kaki Lima yang Lezat dan Murah

www.islamworlduk.com – Jujur saja, anda tidak dapat bohong untuk lidah anda sendiri pada kelezatan cita rasa dari makanan yang diperjualbelikan oleh pedagang kaki lima. Bahkan terkadang rasanya lebih enak dibandingkan dengan restoran. Tak hanya rasa yang enak, harganya pun terbilang cukup bersahabat untuk kantong.

Teteapi yang tidak dapat bersahabat di sini ialah berat badan Anda. Karena harga yang bersahabat biasanya di beli dengan porsi yang besar juga.

Berikut bakal kami sajikan sejumlah tempat yang sesuai untuk berwisata kuliner dari para pedagang kaki lima yang tersebar di kota-kota anda yang tercinta.

Aiola Food Caravan

Konsep yang disajikan sangatlah unik dan menarik. Di mana kita akan mendapati gerobak-gerobak pedagang kaki lima dengan sekian banyak  macam makanan yang dijajakan dengan tampilan unik yang khas namun tetap murah.

Aiola Food Caravan SBY

Ini merupakan yang pertama kali ada di Kota Surabaya. kita dapat menikmati masakan nusantara dari masakan yang dijual oleh pedagang kaki lima asli tanpa rekayasa. Rasanya enak, murah, dan yang terpenting bahan-bahan yang disajikan sangat dipertahankan kualitas dan kebersihannya yang bertolak belakang dengan Pedagang kaki lima yang tidak jarang kita jumpai tidak menjaga kebersihan tempatnya.

Tampilan yang modern, tidak membuat harga dari makanan-makanan ini melonjak mahal. kita dapat melakukan pembelian makanan dari harga Rp. 13.000 hingga Rp. 30.000. Dan untuk minumannya bisa kamu peroleh dari harga Rp. 5.000 hingga Rp. 20.000.

Inilah yang disebut surganya makan. Enak, murah, bersih, nyaman, namun tetap kekinian.

Taman Menteng

Menteng menjadi lokasi berikutnya. Di sini kita bisa menikmati sekian banyak  cita rasa makanan dari satu lokasi langsung. Kuliner di Taman Menteng bermacam-macam, ada bubur, soto, mie, dimsum,tetapi yang sangat terkenal ialah nasi gorengnya.

Pasar jajanan khas kaki lima dapat Anda datangi di jalan HOS. Cokroaminoto, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310, Indonesia.

Banyak yang memilih lokasi ini sebagai tempat makan mayoritas pegawai kantor, para remaja, dan kalangan masyarakat lainnya yang ingin memuaskan rasa lapar mereka.

Harganya yang bervariasi, serta cita rasa yang bisa diandalkan, selain itu banyak penjual nasi goreng yang memiliki masakan dengan cita rasa khas yang mampu membuat lidah anda bergoyang. lokasi ini sesuai untuk kita datangi dikala lapar dan membutuhkan makanan yang murah dan lezat.

Pasar Beringharjo

Tak hanya menyediakan kebutuhan sandang, pasar tertua yang terdapat di Jogja ini pun menyajikan sekian banyak  jenis makanan tradisonal yang siap memanjakan lidah Anda.

Makanan tradisional khas pasar ini di antaranya ialah klepon, sate kere, jagung bakar, dan makanan tradisonal lainnya. Tak lengkap rasanya apabila berkunjung ke Yogyakarta namun tak berkunjung ke lokasi tertua yang berisi nilai historis serta filosofisnya.

Jadi, tidak boleh lupa santap di Pasar Beringharjo ya agar perjalanan wisata ke Jogja semakin berkesan.

Wisata Kuliner Pecenongan

Datang lagi dari Jakarta, kali ini lokasinya dekat dengan Halte Juanda, sekitar 100 meter dari Halte Juanda. Setelah Anda mencapai sebuah gapura Pecenongan, maka Anda telah sampai di lokasi ini. disini adalah tempat bagi anda dapat berwisata kuliner.

Berbagai jenis macam makanan terdapat di sini, dengan penjaja makanan yang berbeda-beda, gerobak yang berbeda-beda, namun tetap satu. Mereka buka dari sore sampai malam hari. Berwisata kuliner ketika malam hari memang asyik, tidak boleh lupa untuk mendatangi tempat ini jika merasa lapar.

Untuk makanannya sendiri, kalian dapat menemukan seafood, makanan khas china, martabak, sampai makanan lokal, kekinian, seluruhnya tersedia di sana.

ZOMER (Zona Merah) Sukajadi

Warungnya memang terbilang sederhana, lokasinya saja berada di pinggir jalan depan toko percetakan di kota Bandung. Namun makanan yang tersaji tidak  diragukan lagi cita rasanya. Sangat lezat.

Makanan yang mereka sajikan begitu bervariasi meski hanya berasal dari satu gerobak saja. Mulai dari ikan, ayam, sate, jeroan, pepes, gorengan, sayur, tumisan dan masih banyak lagi aneka makanannya.

Harganya pun terbilang sangat murah, mulai dari Rp. 2.000 rupiah hingga Rp. 20.000 saja.

Uniknya lagi, makanan-makanan tersebut tersaji di atas meja panjang dengan tatanan yang rapi. Kalian tinggal pilih, ambil, makan, serta jangan lupa di bayar ya.

Malang Tempo Dulu

Di kota malang ada suatu tempat yang dikhususkan untuk menjajakan makanan tradisional khas malang hingga nusantara yang mulai tergerus oleh beberapa sajian kuliner modern saat ini.

Untuk mendatangi festival Malang Tempo Dulu ada beberapa waktu tertentu jadi anda tidak bisa datang ke Kota Malang begitu saja. Untuk waktu dan tempat diadakannya biasanya akan ada pengumuman dari Organisasi atau pemerintah setempat yang disebarkan melauli media sosial atauoun pamflet yang tersebar di penjuru kota.

Informasi yang kami dapatkan dari Travel Malang, di sini anda akan temui berbagai makanan tradisional yang khas dan sangat langka untuk di temui saat ini di luar kota Malang. Selain itu para pedagang dan pengunjung setempat biasanya mengenakan pakaian tradisional dan juga tempat berjualan yang minimalis atau terkesan tradisional. Hal ini diharapkan agar masyarakat setempat sadar akan budaya peninggalan leluhur serta dapat menjaga dan mewariskan kepada anak dan cucu generasi penerus bangsa.